Friendster Situs Pertemanan

Sejarah FriendsterKita tentu tak asing lagi dengan kata Friendster.Nama tersebut telah lama melekat di benak pengguna internet, khususnya mereka yang gemar mencari teman dan membangun jaringan pertemanan di dunia maya. Demikian populernya, hingga mendorong berbagai content provider untuk menghadirkan situs layanan serupa. Jadi, jangan heran kalau saat ini Friendster sudah punya banyak “teman.”

“Hari gini gak ada Friendster? Kacian Deh Luuu....” Begitulah kira-kira komentar para remaja yang telah menjadi anggota Friendster.

Anda yang mengaku Friendster mania harus tahu dong sejarah-sejarahnya Friendster? Biar nantinya gak malu-malu kalo di tanya sama teman-temannya..

Kilas Balik Friendster
-Friendster yang dikelola perusahaan Friendster Inc. Berdiri tahun 2002 berkantor pusat di Silicon Valley, California, Amerika Serikat

-Jonathan Abrams adalah pencipta web friendster yang sekaligus kreator dari Friendster. Jonathan sebelumnya adalah pendiri dan CEO HotLinks, lulusan Computer Science dari McMaster University.

-Kent Lindstrom menjabat sebagai karyawan Friendster pada 2002 sebagai salah satu di antara pegawai pertama perusahaan. Posisi Kent sekarang ini adalah Presiden Friendster

-Lalu pada Juni 2004 Friendster merekrut seorang profesional bisnis. Dia adalah Scott Sassa, mantan President stasiun televisi NBC Entertainment.

-Hingga 2006, pengguna Friendster diperkirakan mencapai 20 juta orang dari berbagai belahan dunia. Member terbanyak dari friendster.com berasal dari Negara Philipina, yang kedua adalah negara malaysia, singapore dan Indonesia

-Friendster, yang ide penamaannya berasal dari nama Napster yaitu sebuah situs web jaringan sosial di mana seorang pengguna akan membuat identitas maya dan kemudian mengisi data dirinya untuk kemudian mendapatkan account di Friendster.

-Menurut isu, di tahun 2003 google menawar site itu seharga 30 juta dollar. Tetapi penawaran tersebut di tolaknya.

-Sebagai salah satu situs pertemanan, Friendster paling banyak diminati di Indonesia di bandingkan situ facebook maupun myspace

-Sistem kerja Friendster hampir mirip Multi Level Marketing (MLM). Kalau kita punya teman di Friendster, secara otomatis kita akan masuk dalam jaringan teman kita tersebut.

-Selain diskripsi diri lewat identitas dan foto, layanan ini juga menyertakan testimonial yang diharapkan dapat menggambarkan si pemilik account dengan lebih obyektif.

-Saat ini Friendster telah menginternasionalisasi bahasanya yang semula hanya bahasa Inggris, saat ini telah tersedia bahasa Indonesia, bahasa Tionghoa, bahasa Spanyol, bahasa Korea, bahasa Jepang, bahasa Vietnam, bahasa Malaysia.

-Untuk memperluas pangsa pasar, Friendster meluncurkan layanan Friendster Mobile pertama kali di Inggris pada bulan Mei 2008.

Tags: ,

Sharing is sexy

Related posts

0 komentar for this post

Leave a Reply